← Semua artikel

Tahsin

5 Kesalahan Baca Al-Quran yang Sering Tidak Disadari Pemula

Tim BerQuran · 6 Agustus 2026

5 Kesalahan Baca Al-Quran yang Sering Tidak Disadari Pemula

Membaca Al-Quran dengan tartil merupakan keinginan setiap muslim yang merindukan keberkahan dalam setiap helai napasnya. Ketika Anda baru memulai perjalanan ini, wajar jika rasa canggung atau ragu masih menyelimuti. Memahami cara belajar tahsin untuk pemula tidak harus terasa rumit atau mengintimidasi. Tahsin pada dasarnya adalah proses merapikan dan memperindah bacaan agar sesuai dengan aturan pelafalan yang benar.

Sayangnya, banyak pembaca pemula yang tidak menyadari bahwa ada beberapa kebiasaan kecil dalam membaca Al-Quran yang sebenarnya keliru. Kesalahan-kesalahan ini sering kali dianggap sepele karena sudah menjadi kebiasaan bertahun-tahun. Jika dibiarkan, kesalahan pelafalan ini dapat mengubah arti kata. Dengan mengenali kekeliruan tersebut sejak dini, Anda dapat mengoreksi bacaan secara lebih efektif dan percaya diri.

1. Tertukarnya Huruf yang Berdekatan Tempat Keluar Suaranya (Makhraj)

Salah satu kendala paling umum bagi penutur bahasa Indonesia adalah membedakan huruf-huruf hijaiyah yang memiliki makhraj (tempat keluarnya huruf) berdekatan. Dalam bahasa Indonesia, tidak ada perbedaan antara konsonan tebal dan tipis, sehingga lisan kita cenderung melakukan penyesuaian otomatis yang kurang tepat saat membaca teks Arab.

Beberapa pasangan huruf yang paling sering tertukar antara lain:

  • Huruf 'Ain (ع) dan Hamzah (أ): Pemula sering membaca kata "Al-'Alamin" menjadi "Al-Alamin". Huruf 'Ain keluar dari tengah tenggorokan dengan sedikit tekanan, sedangkan Hamzah keluar dari pangkal tenggorokan.
  • Huruf Ha (ح) dan Ha (هـ): Huruf Ha (ح) bersifat bersih dan keluar dari tengah tenggorokan (seperti suara desah saat kepedasan), sedangkan Ha (هـ) keluar dari pangkal tenggorokan dengan suara yang lebih dalam.
  • Huruf Sin (س), Shin (ش), dan Sad (ص): Ketiga huruf ini sering disamakan menjadi suara "S" biasa. Padahal, huruf Sad dibaca tebal dengan menaikkan pangkal lidah, sedangkan Shin memancarkan angin di dalam mulut.

Memperbaiki makhraj memerlukan latihan pendengaran yang peka dan bimbingan agar lisan tidak terbiasa pada artikulasi yang salah.

2. Ketidakkonsistenan dalam Membaca Mad (Panjang Pendek)

Panjang pendek bacaan (Mad) adalah pondasi penting dalam

Artikel lainnya